Kupang, 30–31 Maret 2026 – Program Studi Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Kupang menyelenggarakan Kuliah Dosen Tamu, Pembekalan, Pelepasan, dan Penerimaan Mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) Tahun Akademik 2025/2026 sebagai bagian dari upaya mempersiapkan mahasiswa memasuki dunia pelayanan kesehatan di masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di Aula Bersama Jurusan Farmasi, Kesehatan Gigi, dan Teknologi Laboratorium Medis (TLM) ini mengusung tema “Optimalisasi Pelayanan Promotif dan Preventif Kesehatan Gigi dalam Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat di Puskesmas.”
Kegiatan diikuti oleh seluruh mahasiswa tingkat akhir Program Studi Kesehatan Gigi yang akan melaksanakan Praktik Kerja Lapangan di berbagai puskesmas di wilayah Kabupaten Kupang. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dibekali pengetahuan, wawasan, dan motivasi agar mampu memberikan pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang profesional, berorientasi pada promotif dan preventif, serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Kupang, drg. Emma Krisyudhanti, MDSc. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa Praktik Kerja Lapangan merupakan momentum penting bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan praktik pelayanan kesehatan secara langsung di lapangan.
"Mahasiswa PKL diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional yang telah dipelajari selama perkuliahan. Kehadiran mahasiswa di puskesmas diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari proses pembelajaran, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut masyarakat," ujar drg. Emma Krisyudhanti, MDSc.
Sebagai bagian dari penguatan kompetensi mahasiswa, kegiatan ini menghadirkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang, dr. Desimiyety Ngatriani, M.M., sebagai narasumber kuliah dosen tamu. Dalam paparannya yang berjudul "Kebijakan dan Peran Puskesmas dalam Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut", beliau menjelaskan arah kebijakan pelayanan kesehatan primer, peran strategis puskesmas dalam meningkatkan kesehatan gigi masyarakat, serta pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam mencetak tenaga kesehatan yang kompeten dan adaptif terhadap tantangan pelayanan di era transformasi kesehatan.
Selain kuliah tamu, mahasiswa juga memperoleh pembekalan teknis dari Ketua Jurusan dan dosen Program Studi Kesehatan Gigi mengenai pelaksanaan PKL, etika profesi, administrasi, komunikasi dengan masyarakat, serta pelaksanaan program promotif dan preventif di puskesmas.
Mahasiswa dijadwalkan melaksanakan Praktik Kerja Lapangan pada 7–30 April 2026 di sepuluh puskesmas yang berada di wilayah Kabupaten Kupang, yaitu Puskesmas Takari, Camplong, Oekabiti, Naibonat, Oesao, Tarus, Baumata, Baun, Oemasi, dan Batakte. Selama pelaksanaan PKL, mahasiswa akan terlibat dalam berbagai kegiatan pelayanan kesehatan gigi dan mulut, mulai dari penyuluhan kesehatan, pemeriksaan gigi, tindakan preventif, hingga edukasi masyarakat sesuai dengan kewenangan dan kompetensi yang dimiliki.
Melalui kegiatan kuliah dosen tamu, pembekalan, dan pelepasan mahasiswa PKL ini, Program Studi Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Kupang kembali menegaskan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, beretika, dan siap memberikan pelayanan kesehatan gigi yang berkualitas. Diharapkan kegiatan ini mampu memperkuat sinergi antara institusi pendidikan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang dalam mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan gigi dan mulut serta mewujudkan masyarakat yang lebih sehat.