Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Kupang [email protected]

Dosen Jurusan Kesehatan Gigi Tingkatkan Kompetensi dalam Pendampingan Implementasi Kurikulum OBE Berbasis SEVIMA Platform

22 Jul 2026
08:24 WIT

Kupang, 22 Juli 2026 – Dosen Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Kupang turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan Pendampingan Implementasi Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) pada SEVIMA Platform yang diselenggarakan secara hybrid di Ruang Theater Poltekkes Kemenkes Kupang dan melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya institusi dalam memperkuat implementasi kurikulum berbasis capaian pembelajaran (Outcome-Based Education/OBE) melalui pemanfaatan teknologi informasi yang terintegrasi.

Keikutsertaan dosen Jurusan Kesehatan Gigi mencerminkan komitmen program studi dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan, khususnya dalam menyusun, mengelola, dan mengimplementasikan kurikulum yang berorientasi pada kompetensi lulusan sesuai kebutuhan dunia kerja dan perkembangan ilmu pengetahuan di bidang kesehatan.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Direktur I Bidang Akademik Poltekkes Kemenkes Kupang, Dr. Bringiwatty Batbual, S.Kep., Ns., M.Sc. yang menegaskan bahwa Outcome-Based Education merupakan paradigma pendidikan tinggi yang menempatkan capaian pembelajaran lulusan sebagai fokus utama dalam seluruh proses akademik. Menurutnya, implementasi OBE yang didukung sistem informasi akademik akan memperkuat mutu pembelajaran, meningkatkan efektivitas pengelolaan kurikulum, serta mendukung pencapaian akreditasi institusi maupun program studi.

Pada sesi materi, Dr. Dandi Darmadi, S.IP., M.AP., Learning & Development Manager SEVIMA sekaligus Ketua Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Andi Djemma, memaparkan konsep dasar OBE, mulai dari penyusunan Profil Lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), hingga penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang saling terintegrasi. Beliau menekankan bahwa seluruh komponen kurikulum harus dirancang secara sistematis agar mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, adaptif, dan siap menghadapi tantangan pelayanan kesehatan.

Selanjutnya, peserta memperoleh pendampingan teknis implementasi kurikulum OBE pada SEVIMA Platform yang dipandu oleh Salsa Tara Aska, Account Manager SEVIMA. Pada sesi ini, dosen Jurusan Kesehatan Gigi bersama peserta lainnya mempraktikkan secara langsung proses pemetaan profil lulusan, penginputan CPL, CPMK, Sub-CPMK, struktur kurikulum, hingga integrasi dokumen akademik ke dalam sistem. Pendampingan ini memberikan pengalaman praktis sekaligus menyamakan persepsi seluruh pengelola akademik dalam mengoperasikan sistem sesuai standar implementasi OBE.

Bagi Jurusan Kesehatan Gigi, kegiatan ini memiliki nilai strategis dalam mendukung penyempurnaan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan layanan kesehatan gigi dan mulut serta perkembangan teknologi pendidikan. Implementasi OBE diharapkan mampu memastikan bahwa setiap proses pembelajaran benar-benar mengarah pada pencapaian kompetensi lulusan yang unggul, profesional, dan berdaya saing.

Antusiasme dosen terlihat selama sesi diskusi dan tanya jawab yang membahas berbagai tantangan implementasi OBE pada tingkat program studi. Melalui forum ini, para peserta juga berbagi pengalaman serta merumuskan berbagai solusi untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan kurikulum berbasis capaian pembelajaran.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, dosen Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Kupang semakin memperkuat komitmennya dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi kesehatan melalui implementasi Outcome-Based Education (OBE) yang terintegrasi dengan SEVIMA Platform. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas tata kelola akademik sekaligus menghasilkan lulusan kesehatan gigi yang kompeten, profesional, inovatif, serta siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.